Kajian Penguat Iman bersama Ustadz Risma Wira Bharata

  • Friday, 18 August 2023
  • 306 views
Kajian Penguat Iman bersama Ustadz Risma Wira Bharata

Setiap orang pasti memiliki cita-cita. Dengan cita-cita tersebut, seseorang tengah membentuk visi kesuksesan di masa depan. Dengan cita-cita tersebut, kita akan termotivasi untuk berusaha dan berkembang menjadi pribadi yang lebih berkualitas.

Uraian tentang cita-cita menjadi salah satu topik bahasan yang disampaikan Ustadz Risma Wira Bharata, S.E., M.Sc., dalam Kajian Penguat Iman (KAPAN) pada Jum’at (18/8/2023). Kajian tersebut dilangsungkan di ruang utama Masjid Syuhada dan diikuti segenap peserta didik kelas VII-IX. KAPAN edisi bulan Agustus 2023 ini membawakan tema “Menjadi Pelajar Luar Biasa, Lo Ga Bahaya Ta?

Dalam materinya, Ustadz Risma Wira Bharata, S.E., M.Sc turut memaparkan bahwa untuk meraih sukses, setidaknya, diperlukan 3 faktor yang berpengaruh, yaitu faktor diri sendiri, sosialisasi, dan lingkungan yang mendukung.

Diri sendiri menjadi faktor pertama dan utama yang menentukan kesuksesan seseorang. Bagaimana kita menilai diri sendiri dan memaksimalkan pengembangan segenap potensi diri kita, sangat berpengaruh terhadap kesuksesan. Sebagaimana firman Allah Swt. dalam Surat Ar-Ra’d ayat 11: 

Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

Selain itu, kecakapan seseorang dalam bersosialisasi juga tidak kalah pentingnya. Dengan kecakapan bersosialisasi, seseorang dapat lebih percaya diri serta mampu menjalin relasi dan kerjasama dengan orang lain. Dengan jaringan pertemanan yang luas, kecakapan bersosialisasi yang baik, serta kerjasama yang suportif dengan banyak pihak, semua faktor tersebut tersebut dapat membantu melapangkan jalan kesuksesan kita.

Terkait dengan hal tersebut, kita membutuhkan lingkungan yang mendukung perkembangan diri. Seseorang yang ingin berkembang ke arah positif, tentu akan kesulitan jika berada di lingkungan yang cenderung mengarah ke hal-hal yang negatif.

Di penghujung kajian, Ustadz Risma Wira Bharata, S.E., M.Sc., yang juga Dosen Untidar Magelang tersebut, memberikan motivasi dengan kisah-kisah inspiratif para penyandang disabilitas yang tetap mampu meraih prestasi. Beliau juga mengisahkan pengalamannya saat harus berjuang mengatasi cerebral palsy yang dideritanya saat kecil. Selama bertahun-tahun, beliau harus menjalani serangkaian pengobatan dan terapi yang tidak mengenakkan demi memulihkan fungsi motorik tubuhnya.

Dari pengalaman dan kisah-kisah yang dituturkan Ustadz Risma Wira Bharata, SE., M.Sc., para peserta dapat memetik hikmah bahwa keuletan, kerja keras, sikap pantang menyerah, dan iringan doa dapat membantu kita mengatasi segala keterbatasan dan meraih kesuksesan di masa depan.

Kajian kali ini berlangsung sekitar 60 menit. Usai kajian, para peserta didik kembali ke kelas untuk mengikuti kegiatan pembelajaran seperti biasa. Kajian Penguat Iman (KAPAN) merupakan agenda kajian yang dilaksanakan SMP IT Masjid Syuhada. Tujuan utama dari kegiatan ini antara lain sebagai sarana memperkuat keimanan, ketakwaan, serta memperluas wawasan keagamaan segenap warga sekolah.[]