Kajian Penguat Iman Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan dengan Resolusi Amal Shalih

  • Friday, 17 March 2023
  • 384 views
Kajian Penguat Iman Menyambut Datangnya Bulan Ramadhan dengan Resolusi Amal Shalih

“Telah datang Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, maka Allah mewajibkan kalian untuk berpuasa pada bulan itu. Saat itu, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, para setan diikat dan pada bulan itu pula terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan(H.R. Ahmad)

*

Setiap muslim yang memahami keutamaan bulan suci Ramadhan pasti akan menyambut datangnya bulan tersebut dengan penuh suka cita. Lebih dari itu, alangkah bijaknya, jika kita semua memiliki rencana dan resolusi khusus untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. Tentunya, karena bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, bulan yang amal-amal ibadah akan dilipatgandakan ganjarannya, dan bulan yang di dalamnya terdapat satu malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Resolusi menyambut bulan Ramadhan adalah salah satu poin bahasan yang disampaikan Ustadz Tajul Muluk, S. Ud., M. Ag. dalam Kajian Penguat Iman (KAPAN) yang diselenggarakan SMPIT Masjid Syuhada, Kamis (16/3/2023) lalu. Kajian tersebut dilangsungkan di ruang kelas 7A-B dan diikuti segenap siswa kelas VII dan VIII. KAPAN edisi kali ini mengusung tema “Agar Ramadhan-mu Tak Sia-Sia”.

Dalam materinya, Ustadz Tajul Muluk memotivasi peserta kajian agar tergerak melakukan amal shalih, khususnya dalam bulan Ramadhan. Ustadz Tajul Muluk mencontohkan beberapa amal shalih seperti memperbaiki kualitas sholat, mengaji, belajar tilawah, mengajari teman belajar, dan mengajari orang lain membaca Al-Qur’an. Secara khusus, beliau memberikan penekanan pada amal-amal yang berupa “ilmu yang bermanfaat”, yang mana keutamaan amal-amal tersebut adalah pahala yang akan terus mengalir selama orang lain memperoleh manfaat dan atau mengamalkan kebajikan dari ilmu tersebut.

Ustadz Tajul Muluk juga mengingatkan pentingnya kita menjaga lisan karena hal tersebut merupakan salah satu indikator kebaikan akhlak kita. Siapapun orang yang mengaku beriman kepada Allah dan Hari Akhir, tentulah harus senantiasa menjaga lisannya dari berkata sia-sia, sedemikian hingga apa yang dikeluarkan lisannya tak lain adalah sesuatu yang bermanfaat dan berbuah kebaikan. Jika tidak bisa, maka diam adalah tindakan yang lebih baik daripada berkata sia-sia.

Karena itulah, agar bulan Ramadhan tidak berlalu begitu saja tanpa makna, kita bisa menjadikan amal-amal shalih tersebut sebagai agenda dan resolusi selama bulan Ramadhan. Tentunya, kita tidak ingin menjadi bagian kelompok yang disebut dalam hadis Nabi sebagai kaum yang hanya mendapatkan lapar dan dahaga selama berpuasa.

Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali lapar dan dahaga.” (H.R. Ibnu Majah)

*

Video pelaksanaan Kajian Penguat Iman (KAPAN) bersama Ustadz Tajul Muluk selengkapnya dapat disimak melalui tautan Youtube berikut ini: