Menggunakan Media Sosial dengan Bijak

  • Sunday, 14 August 2022
  • 367 views
Menggunakan Media Sosial dengan Bijak

Oleh: Melani Rizki Apriastuti (kelas 9C)

Saat ini, hampir seluruh siswa SMP IT Masjid Syuhada adalah pengguna aktif media sosial. Kecanggihan media sosial dalam mempermudah komunikasi membuat banyak penggunanya menganggap media sosial sebagai salah satu kebutuhan yang penting. Pengguna media sosial kekinian dapat saling berkirim pesan kepada teman, mencari dan berbagi informasi tanpa batas, sampai mengunggah foto atau video yang dimilikinya. Bagi generasi muda, aktivitas tersebut bisa jadi seru dan sangat menyenangkan.

Namun, sesuatu yang memiliki dampak positif yang tinggi tidak menutup kemungkinan memberikan dampak negatif yang tinggi pula. Ustadz Yazid Asrori, S.Pd. Gr. (almarhum), salah seorang guru SMP IT Masjid Syuhada, pernah mengatakan bahwa media sosial merupakan salah satu alat komunikasi yang terekam. Siapa pun dapat menyebarluaskan suatu informasi ke mana-mana dengan cepat.

Oleh karena itu, kita harus pandai dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai kita terjerumus ke dalam hal yang tidak baik dan membuat hancur masa depan. Beliau juga berharap agar ke depannya kita dapat menggunakan media sosial dengan benar.

Jika ada informasi-informasi yang belum tahu kebenarannya, jangan ikut menyebarluaskan. Selain itu, dalam menampilkan konten pribadi, kita harus menampilkan konten-konten yang sesuai dengan akhlakul karimah. Jangan menampilkan sesuatu yang tidak baik.

Selain itu, kita juga harus memperhatikan saran-saran dari orang tua maupun teman untuk mengikuti hal-hal yang positif. Kita harus membiasakan diri untuk berpikir dahulu sebelum membagi informasi atau membuat suatu konten. Sebisa mungkin kita membuat atau membagikan konten yang bernilai positif dan bermanfaat bagi orang lain.

Salah satu siswa SMP IT Masjid Syuhada, Adiva Kiyasah (kelas 9C), menyampaikan beberapa tips dalam memakai media sosial. Contohnya, jika ingin mengomentari postingan seseorang, sebaiknya memakai bahasa yang baik dan harus memperhatikan sikap dan etika, serta jangan mengatakan hal-hal yang buruk. Ia juga berpesan agar di dalam media sosial, kita jangan mudah percaya dengan HOAX (berita palsu), jangan mudah terbawa emosi, dan tetap berhati-hati.

Penggunaan media sosial pasti selalu ada kelebihan maupun kekurangannya. Oleh karena itu, jadilah pengguna yang bijaksana dalam memanfaatkan media sosial tersebut. Tidak hanya demi kebaikan diri kita sendiri, tapi juga untuk kebaikan para pengguna media sosial lainnya.[]