Fieldtrip ke Pabrik Minyak Kayu Putih Sendangmole dan Embung Nglanggeran

  • Friday, 26 October 2018
  • 473 views
Fieldtrip ke Pabrik Minyak Kayu Putih Sendangmole dan Embung Nglanggeran

IMG-20181101-WA0010

Untuk menunjang proses pemahaman siswa terhadap materi pelajaran secara mendalam, diperlukan proses pembelajaran yang bersifat kontekstual. Dengan pembelajaran yang kontekstual tersebut, para siswa terlatih untuk tanggap terhadap isu dan fenomena sosial yang ada di sekitarnya—tidak terpaku pada teori di dalam kelas saja.

Karena itu, pada hari Rabu (24/10) SMP IT Masjid Syuhada mengadakan kegiatan pembelajaran di luar sekolah (fieldtrip) ke Pabrik Minyak Kayu Putih Sendangmole dan Embung Nglanggeran di Gunung Kidul. Fieldtrip ini diikuti seluruh siswa kelas VII dan VIII.

Di pabrik minyak kayu putih Sendangmole, para siswa berkesempatan untuk mempelajari proses pembuatan minyak kayu putih, mulai dari bahan dasar pembuatnya, alat-alat pembuatnya, manfaat serta distribusi pemasaran minyak kayu putih tersebut.

IMG-20181101-WA0012
Setelah mengunjungi pabrik minyak kayu putih Sendangmole, fieldtrip berlanjut 10 kilometer menuju Embung Nglanggeran. Embung tersebut merpakan salah satu telaga buatan yang berfungsi untuk menampung ar hujan dan dimanfaatkan untuk irigasi pada musim kemarau. Sayangya, pada fieldtrip tahun ini, embung yang diresmikan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono X pada tahun 2013 tersebut sedang mengalami kekeringan akibat kemarau panjang yang melanda wilayah Gunung Kidul.

IMG-20181101-WA0001
Selama mengikuti fieldtrip, para siswa diberikan tugas untuk mencari informasi-informasi untuk bahan mengerjakan LKS yang terintegrasi antarmata pelajaran seperti Bahasa Indonesia, IPA, IPS, dan Matematika. Secara umum, para siswa dapat mempelajari beragam aspek manfaat dari keberadaan pabrik minyak kayu putih Sendangmole dan embung Nglanggeran sebagai bentuk upaya manusia untuk meningkatkan kesejahteraan hidup, mengembangkan perekonomian, dan beradaptasi untuk hidup bersahabat dengan lingkungan.